Ponpes Dayah Darul Ilham

Mendidik dengan Ilmu, Membentuk dengan Adab

Sifat Jaiz Allah, yang secara bahasa berarti ‘boleh’, adalah satu-satunya sifat kebebasan mutlak yang dimiliki oleh Sang Pencipta. Di Ponpes Dayah Darul Ilham, sifat ini diajarkan sebagai kunci untuk memahami Kekuasaan Absolut Allah, yaitu kebebasan untuk melakukan atau tidak melakukan segala hal yang mungkin (fi’lu kulli mumkinin au tarkuhu).

Memahami sifat Jaiz menyingkapkan bahwa Allah tidak terikat oleh kewajiban dari makhluk-Nya. Dia berhak menciptakan atau tidak menciptakan, memberi nikmat atau menahan nikmat, sesuai Kehendak-Nya yang murni dan tanpa batas. Ini adalah esensi dari Kekuasaan Absolut yang tidak dapat diintervensi oleh siapa pun.

Sifat ini menegaskan bahwa segala sesuatu di alam semesta, termasuk takdir baik dan buruk, berada dalam genggaman Kekuasaan Absolut-Nya. Seorang hamba tidak boleh mempertanyakan keputusan-Nya, melainkan wajib beriman bahwa setiap ketetapan-Nya mengandung hikmah yang sempurna.

Ponpes Dayah Darul Ilham mengajarkan bahwa mengimani sifat Jaiz ini menumbuhkan sikap tawadhu dan ikhlas. Ketika seseorang menyadari Kekuasaan Absolut Allah, ia akan melepaskan kesombongan, karena ia tahu bahwa segala yang dimiliki hanyalah titipan yang bisa diambil kapan saja.

Contoh nyata dari sifat Jaiz adalah pemberian rezeki. Allah berhak menjadikan seseorang kaya raya, atau sebaliknya, miskin. Ia juga berhak membolak-balikkan keadaan; yang tadinya mulia bisa direndahkan, dan yang hina bisa dimuliakan, tanpa ada yang bisa memaksa-Nya.

Kesadaran akan kebebasan mutlak ini mencegah hamba dari berputus asa atau terjerumus dalam kesombongan. Baik saat meraih kesuksesan maupun menghadapi kegagalan, hati seorang mukmin akan selalu kembali kepada Allah sebagai Al-Mutasarrif Al-Mutlaq (Yang Berkuasa Mutlak).

Dengan mengkaji sifat Jaiz, santri Dayah Darul Ilham diajak untuk hidup dengan penuh rasa syukur saat diberi nikmat, dan sabar saat diuji. Keyakinan ini menjadi benteng akidah yang kokoh, menjauhkan mereka dari pemahaman bahwa ada kekuatan lain yang setara dengan Allah.

Oleh karena itu, Sifat Jaiz Allah adalah landasan tauhid yang mengajarkan bahwa segala yang terjadi adalah manifestasi dari kehendak-Nya yang sempurna. Inilah pengesaan murni terhadap Kekuasaan Absolut Allah sebagai Tuhan semesta alam, yang wajib diyakini sepenuhnya.