Kesehatan merupakan harta yang paling berharga, terutama di tengah situasi bencana alam yang serba tidak menentu. Merespons kondisi darurat di mana banyak warga mulai terserang berbagai penyakit pasca banjir, program Dayah Darul Ilham Peduli Kirim Tim Medis & Obat-obatan ke Lokasi Banjir meluncurkan inisiatif kesehatan yang komprehensif. Sebagai lembaga pendidikan yang memiliki jaringan luas dan sumber daya manusia yang terampil, Dayah ini merasa memiliki tanggung jawab untuk memberikan perlindungan medis bagi masyarakat. Langkah ini diambil karena sering kali setelah bantuan pangan datang, masalah kesehatan menjadi ancaman baru yang bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan segera oleh tenaga ahli.
Implementasi utama dari program ini adalah keputusan lembaga untuk segera kirim tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan relawan kesehatan yang berpengalaman. Tim ini bertugas memberikan layanan pengobatan gratis di posko-posko pengungsian yang sulit dijangkau oleh layanan kesehatan pemerintah karena kendala akses. Kehadiran tenaga medis profesional di lapangan sangat penting untuk mendeteksi dini penyakit menular yang sering mewabah saat banjir, seperti leptospirosis, diare, dan infeksi saluran pernapasan akut. Layanan ini diberikan tanpa memandang latar belakang, murni atas dasar kemanusiaan dan kasih sayang sesama.
Selain menyediakan tenaga ahli, Dayah Darul Ilham juga membawa stok obat-obatan yang lengkap sesuai dengan kebutuhan darurat di lapangan. Paket medis yang dibawa mencakup antibiotik, salep kulit untuk mengatasi jamur akibat air kotor, obat penurun panas, hingga suplemen vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh para pengungsi. Pemberian obat dilakukan melalui mekanisme pemeriksaan fisik terlebih dahulu agar dosis yang diberikan tepat sasaran. Tim juga aktif memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri di lingkungan pengungsian agar efektifitas dari pengobatan yang diberikan dapat maksimal.
Distribusi layanan kesehatan ini dipusatkan langsung pada lokasi banjir yang paling parah terdampak. Banyak warga yang terjebak di rumah mereka atau berada di tenda darurat tanpa akses ke apotek atau rumah sakit terdekat. Tim medis dari Darul Ilham menggunakan kendaraan khusus dan perahu karet untuk menyisir area yang masih tergenang air guna memberikan pertolongan pertama bagi warga yang mengalami luka fisik akibat reruntuhan atau gigitan hewan air. Tindakan cepat ini telah banyak membantu menyelamatkan nyawa dan mencegah kondisi kesehatan warga yang memburuk akibat paparan lingkungan yang tidak higienis.